“Worksopon Detection of Fraudulent U.S. Visa and Passport Document, Human Trafficking and Alien Smuggling Through U.S Visa and Passport Applications, Impostor Recognition and Detection”

Kepala Bidang Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Bapak Fuadani mewakili Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bapak Agustinus Budi Hartono membuka acara “Worksop
on Detection of Fraudulent U.S. Visa and Passport Document, Human Trafficking and Alien Smuggling Through U.S Visa and Passport Applications, Impostor Recognition and Detection”
Acara ini merupakan Kerjasama dengan Kantor Layanan Keamanan Diplomatik (DSS/OCI) Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan
kejahatan lintas negara.

Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan kejahatan lintas negara merupakan bentuk kejahatan yang menjadi ancaman serius terhadap keamanan dan kemakmuran global
mengingat sifatnya yang melibatkan berbagai negara.
Dari sisi Indonesia , kejahatan lintas negara perlu diberikan perhatian khusus mengingat letak Indonesia yang sangat strategis sehingga rentan terhadap berbagai
bentuk kejahatan lintas negara.

Terlebih bali, pariwisata bali kita sudah mulai meningkat. Jumlah wisatawan mancanegara sampai dengan april 2023 tercatat 1.449.691 orang.
Jadi bandar udara merupakan gerbang pertama dari perlintasan negara.
Penyelenggara angkutan udara juga merupakan gerbang utama dari masuknya orang orang lintas negara ke indonesia .
Pada saat melakukan check-in, penyelenggara angkutan udara wajib memeriksa dokumen perjalanan dan/atau visa setiap penumpang yang akan melakukan perjalanan masuk wilayah indonesia.
Seperti apa dokumen yang tidak sah/ palsu dan bagaimana mengenalinya.
“Saya harap bapak ibu peserta dapat mengikuti workshop ini dengan sungguh- sungguh sehingga dapat diimplementasikan nantinya di lapangan” pungkas beliau.
Acara ini juga diikuti teman- teman dari airline dan ground handling.





Leave a Reply