Dalam rangka mewujudkan serta meningkatkan daya guna dan hasil guna fungsi Pemerintahan serta menjamin tersedianya pelayanan pada masyarakat terhadap Bandar Udara yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Kebandarudaraan, ditetapkan organisasi dan tata kerja Kantor Administrator Bandar Udara Ngurah Rai Bali, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 79 tahun 2004  tanggal 15 Oktober 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Administrator Bandar Udara

Kantor Administrator Bandar Udara Ngurah Rai merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kantor Administrator Bandar Udara Ngurah Rai berdiri pada tanggal 9 Agustus 2005 beralamat di Jalan Raya Tuban  No. 104, Kuta, Badung  sampai dengan  30 September 2006. Pada tanggal 1 Oktober 2006 mulai menempati Kantor  di Jl. Juanda 1 Tuban

Tugas utamanya menyelenggarakan pengawasan, pengendalian serta pemantauan di bidang keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan serta keamanan dan ketertiban di Bandar Udara Ngurah Rai berdasarkan peraturan perundang undangan penerbangan sipil yang berlaku baik Internasional maupun Nasional.

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN

VISI Direktorat Jenderal Perhubungan Udara :

TERWUJUDNYA PENYELENGGARAAN TRANSPORTASI UDARA YANG HANDAL,
BERDAYA SAING DAN MEMBERIKAN NILAI TAMBAH DALAM MENDUKUNG KETAHANAN NASIONAL

Penjelasan VISI Direktorat Jenderal Perhubungan Udara secara garis besar adalah :

  • PELAYANAN TRANSPORTASI UDARA YANG HANDAL, diindikasikan oleh penyelenggaraan transportasi yang aman (security), selamat (safety), nyaman (comfortable), tepat waktu (punctuality), terpelihara, mencukupi kebutuhan, menjangkau seluruh pelosok tanah air serta mampu mendukung pembangunan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
  • PELAYANAN TRANSPORTASI UDARA YANG BERDAYA SAING, diindikasikan oleh penyelenggaraan transportasi yang efisien, dengan harga terjangkau (affordability) oleh semua lapisan masyarakat, ramah lingkungan, berkelanjutan, dilayani oleh SDM yang profesional, mandiri dan produktif.
  • PELAYANAN TRANSPORTASI UDARA YANG MEMBERIKAN NILAI TAMBAH, diindikasikan oleh penyelenggaraan perhubungan yang mampu mendorong pertumbuhan produksi nasional melalui iklim usaha yang kondusif bagi berkembangnya peran serta masyarakat, usaha kecil, menengah dan koperasi, mengendalikan laju inflasi melalui kelancaran mobilitas orang dan distribusi barang ke seluruh pelosok tanah air, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi percepatan pertumbuhan ekonimi nasional serta menciptakan lapangan kerja terutama pada sektor-sektor andalan yang mendapat manfaat dari kelancaran pelayanan transportasi.

MISI Direktorat Jenderal Perhubungan Udara :

  • Meningkatkan pelayanan jasa transportasi udara untuk mewujudkan konektivitas nasional;
  • Meningkatkan keselamatan, keamanan dan kehandalan transportasi udara dalam upaya peningkatan pelayanan jasa transportasi udara;
  • Peningkatan penyelenggaraan penelitian, pengembangan dan penerapan IPTEK dalam rangka pengembangan teknologi transportasi udara yang ramah lingkungan;
  • Meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia dan restrukturisasi/reformasi kelembagaan dan regulasi.

TUJUAN yang hendak dicapai Direktorat Jenderal Perhubungan Udara :

  1. Mewujudkan keselamatan dan keamanan penyelenggaraan pelayanan transportasi udara;
  2. Menwujudkan aksesibilitas dalam mendukung konektivitas dan daya saing logistik nasional;
  3. Mewujudkan peningkatan kapasitas pelayanan sarana dan prasarana transportasi udara;
  4. Meningkatkan profesionalisme SDM transportasi udara dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  5. Memperluas peran sektor transportasi udara terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan;
  6. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

SASARAN Direktorat Jenderal Perhubungan Udara :

A. Aspek Keselamatan dan Keamanan
1. Menurunnya angka kecelakaan transportasi udara;
2. Menurunnya jumlah gangguan keamanan dalam penyelenggaraan transportasi udara;

B. Aspek Pelayanan
1. Meningkatnya kinerja pelayanan sarana dan prasarana transportasi udara;
2. Terpenuhinya SDM transportasi dalam jumlah dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan;
3. Meningkatnya kinerja Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam mewujudkan good gevernance;
4. Meningkatnya penetapan dan kualitas regulasi dalam implementasi kebijakan bidang perhubungan udara;
5. Menurunnya emisi gas rumah kaca (RAN-GRK) dan meningkatnya penerapan teknologi ramah lingkungan pada sektor transportasi udara.

C. Aspek Kapasitas Transportasi
1. Meningkatnya kapasitas sarana dan prasarana trasnportasi udara dan keterpaduan sistem transportasi antarmoda dan multimoda;
2. Meningkatnya layanan transportasi udara di perbatasan negara, pulau terluar, dan wilayah non komersial lainnya.

 

 

 

Consulting WP continues to grow ever day thanks to the confidence our clients have in us. We cover many industries such as financial, energy, business services, consumer products.

Our mission

Our renowned coaching programs will allow you to:

  • Work fewer hours — and make more money
  • Attract and retain quality, high-paying customers
  • Manage your time so you’ll get more done in less time
  • Hone sharp leadership skills to manage your team
  • Cut expenses without sacrificing quality
  • Automate your business, so you can leave for days, weeks, or even months at a time

How we work

placeholder
how can we help you?

 

Consulting WP really helped us achieve our financial goals. The slick presentation along with fantastic readability ensures that our financial standing is stable.

placeholder
Amanda Seyfried
Sales & Marketing, Alien Ltd.

Looking for a First-Class Business Plan Consultant?